Pengertian Cyber Public Relations (http://www.abahraka.com/2016/04/cyber-public-relations.html)

Public Relations adalah keseluruhan upaya yang dilangsungkan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya. Kebanyakan perusahaan besar merupakan milik publik. Harga sahamnya secara signifikan juga dapat mempengaruhi kemampuan dan kebebasan mereka untuk mengelola masa depannya. Sebuah perusahaan yang undervalue misalnya tidak dapat mengajukan pinjaman kepada bank seperti perusahaan yang value. Sekalipun demikian harga saham tidak ditentukan oleh berbagai opini dari sebagian besar pengamat pasar modal dan para investor.

Di sinilah PR berperan menjadi senjata yang menentukan dalam memastikan bahwa mereka mampu melihat perusahaan secara adil, PR juga menjadi sarana yang ampuh dalam mengelola hubungan yang harmonis antara pihak perusahaan dengan para pengamat dan investor yang bisa memiliki pengaruh besar bagi masa depan perusahaan.

PR dapat menyampaikan aspirasi mengenai berbagai bidang termasuk hubungan komunitas, isu-isu lingkungan, bidang keuangan, urusan konsumen, isu-isu manajemen, penanganan krisis dan berbagai isu penting lainnya yang terkait dengan kegiatan PR. Dalam situasi seperti ini, PR sangat dituntut peran aktifnya. PR dapat memainkan peranan sentral pada level perusahaan. PR sangat fleksibel, mungkin melebihi iklan, PR dapat merespons berbagai peristiwa dengan sangat cepat. Dalam hubungan dengan pers kekuatan terbesar yangdapat ditawarkan PR adalah menyangkut kredibilitas. Namun kelemahan uatama dari kegiatan PR adalah kurangnya pengawasan. Kita hampir tidak bisa menjamin bahwa pesaing kita akan disampaikan atau bahkan tidak sama sekali. Kelemahan ini  sebenarnya dapat diatasi melalui persiapan perencanaan strategi PR secara matang.  

Pengertian

E-PR adalah inisiatif PR yang menggunakan media internet sebagai sarana publisitasnya atau disebut cyber PR. Pengertian Cyber PR sendiri berasal dari kata: E adalah electronic sama halnya dengan E sebelum kata mail atau commerce yang mengacu pada media elektronik internet. E-PR merupakan singkatan dari bahasa Inggris, yaitu Electronic Public Relations yaitu yang artinya PR yang menggunakan media internet sebagai media aktifitasnya. Di Indonesia lebih popular dengan nama Cyber Public Relations.

Secara definitive, Cyber PR  merupakan Kegiatan kehumasan yang dilakukan di dunia Internet. Seluruh kegiatan kehumasan dapat dilakukan didalam internet dari mulai melakukan kegiatan publikasi sampai melakukan customer relations management. E-PR adalah penerapan dari perangkat ICT (Information and Communication Technologies) untuk keperluan PR.

Sementara itu menurut Agus Rusmana dalam makalahnya tentang “meningkatkan citra melalui Cyber Publi Relations “Cyber Public Relations adalah sebutan, istilah atau nama populer yang diberikan untuk aktivitas Online P.R., yaitu aktivitas Public Relations yang dilakukan melalui media dan teknologi komunikasi dan jaringan komputer. Istilah cyber yang merupakan sebutan kondisi virtual (seolah ada)sebetulnya sudah memiliki padanan kata dalam bahasa Indonesia yaitu “maya”. Namun karena sebutan maya tidak mampu menggambarkan makna sebenarnya, maka istilah cyber lebih dianggap tepat untuk digunakan. Untuk itu pada bahasan selanjutnya, penggunaan istilah online PR akan lebih sering digunakan agar sesuai dengan konsep yang secara internasional udah cukup lama digunakan.

Diperlukan E-PR karena ribuan one-to–one relations dapat dibangun secara simultan melalui media internet karena sifatnya yang interaktif karenanya merupakan sarana untuk membangun hubungan yang ampuh bagi sebuah dunia bisnis.

Dunia yang ditenggarai oleh Internet, di mana setiap aktivitas secara langsung atau tidak langsung ditenggarai oleh Internet, karena itu setiap bentuk aktivitas PR semakin membutuhkan satu atau lebih unsur ICT.

Hal ini berarti bahwa setiap praktisi PR perlu memiliki perangkat ICT dan terampil dalam menggunakannya, dan tentu dalam hal ini tanpa ICT kegiatan PR mereka tidak akan efektif. Pada prinsipnya untuk menggunakan perangkat tersebut tidak diperlukan suatu keahlian atau learning curve yang tinggi.

E-PR adalah satu-satunya cara untuk membangun brand di dunia yang tidak kasat yaitu dunia maya mengingat internet telah menghadirkan dunia maya di samping dunia nyata, demikian seperti yang dikatakan oleh David Phillips, penulis dari buku terkenal yg berjudul Online Public Relations, sewaktu mendefinisikan E-PR ke dalam beberapa pengertian. 

“Menurut Ardianto (II004:14), dalam pelaksanaannya PR menggunakan komunikasi untuk memberitahu mempengaruhi, dan mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku publik sasarannya. Hasil yang dicapai dari kegiatan PR pada intinya adalah good image (citra baik), goodwill (itikad baik) , mutual understanding (saling pengertian), mutual confindece (saling mempercayai), mutual appreciation (saling menghargai), dan tolerance (toleransi).” 

Perkembangan PR dalam  Dunia Baru.

Seiring berjalannya waktu perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) juga semakin canggih. Tak jarang dari kemajuan Iptek yang ada, seringkali menawarkan solusi dengan memberi kemudahan akan setiap kesulitan yang dihadapi dalam melakukan aktivitas pekerjaan termasuk PR.

Salah satunya media komputer yang dilengkapi dengan internet. Sayangnya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap manfaat teknologi seperti internet sampai saat ini masih minim. Hal ini terbukti dari cukup banyaknya perusahaan yang memiliki informasi dan ditaruh di dalam situs webnya, namun terkubur dalam kuburan informasi supercepat di dunia maya Karena kurang atau tidak ada yang mengunjunginya. Untuk itu, sungguh sayang sekali apabila kemudahan dari fasilitas ini hanya dilewatkan begitu saja. 

Media internet semula tidak dirancang untuk kepentingan komersial, namun sebagai alat komunikasi untuk menyebarluaskan informasi. Inilah kunci keberhasilan suatu bisnis di internet jika mengingat tujuan semula media internet diciptakan. Dengan kemampuan menyesuaikan tujuan media internet seperti semula, pada dasarnya kita bisa memanfaatkan sebagai media PR dan bisnis. Untuk mencapai hal itu, tentunya dibutuhkan kemampuan untuk berkomunikasi sehingga kepercayaan massa dapat tercipta dan melibatkan hubungan yang saling memberikan manfaat dengan target public. 

Comments